Timnas Senior Dibubarkan - Timnas U-23 Gantikan Posisi Timnas Senior. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan tidak akan diberangkatkan ke Suriah untuk melakoni pertandingan tandang Pra Piala Dunia, 18 Novemvber 2007. Posisi mereka akan digantikan timnas U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games XXIV, Thailad 2007.
Keputusan ini diambil Badan Tim Nasional (BTN) mengingat sudah tidak ada peluang bagi timnas senior untuk lolos ke babak berikutnya setelah mengalami kekalahan telak 1-4 pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (9/11) lalu. Pasalnya, tim yang diasuh Ivan Venkov Kolev ini harus bisa mencertak lebih dari empat gol untuk menyingkirkan Suriah.
“Peluang kita tipis untuk meloloskan diri. Apalagi, kita harus unggul lebih dari empat gol saat tampil di hadapan publik lawan. Jadi, kita memutuskan untuk mengirimkan timnas U -23 saja,” kata Ketua BTN, Rahim Soekasah di Jakarta, kemarin.
Menurut Rahim, pengiriman timnas U-23 menggantikan posisi timnas senior merupakan keputusan yang sangat tepat. Dengan demikian, Airlangga Sutjipto dan kawan-kawan bisa menambah pengalaman bertanding internasional sebelum tampil di Thailand, 5-16 Desember 2007.
“Pemain timnas U-23 butuh pengalaman bertanding internasional lebih banyak untuk meningkatkan kualitasnya. Jadi, tidak ada salahnya jika kita memberikan tugas kepada mereka,” ujarnya.
Pelatih Ivan Venkov Kolev mengaku kecewa dengan kekalahan telak tersebut. Menurutnya, kekalahan timnas lebih disebabkan karena Bambang Pamungkas dan kawan-kawan lupa dengan sistem latihan yang diberikan saat Piala Asia 2007.
“Mereka semua lupa apa itu sepakbola modern dan permainan cepat. Semua latihan yang saya berikan dulu tak lagi mereka ingat,” jelasnya.
Kolev menuding kompetisi yang digelar menjadi kendala para pemain timnas lupa dengan teknik yang pernah diterapkannya. Sehingga para pemain timnas tak bisa menghadang tim asal Timur Tengah tersebut. “Kita tahu kompetisi di Indonesia seperti apa. Mereka tak menerapkan apa itu sepak bola modern,” tandasnya. (Ashari) Sumber : http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=186197
Berita lama yang membuat saya tergelitik untuk mempublish ulang, kayaknya pas dengan momen sekarang ini.







